Iddaily Mobile | Dari Anda Untuk Publik
Youtube Pilihan Iddaily: Pramoedya Ananta Toer
       

30 September 2009

[Atmosphere] Senja di Awan

Syarief Wadja Bae

Saat awan mengecup senja.
Perlahan gelap, menuju malam.
Sebuah cerita singkat kampung halaman ditelan bersama hilangnya terang.

Darah Tentara Untuk Rakyat

Akbar Insani

Hari ulang tahun (HUT) ke-64 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2009 mendatang dimeriahkan aksi donor darah ratusan prajurit TNI Garnisun Tetap (Gartap) III Surabaya, Rabu (30/09) ini. Acara yang digelar di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya diikuti sekitar 600 anggota TNI.

Maria Ozawa, Perempuan Dengan 48 Posisi Seks

Iman D. Nugroho

Jadi, rencana kedatangan Maria Ozawa atau Miyabi ke Indonesia, mau tidak mau menciptakan pro dan kontra. Apapun itu, Miyabi tetap layak untuk diketahui "sedikit" lebih detail tentang perempuan kelahiran Hokkaido, Jepang 8 Januari 1986 itu. Berikut ini highlight tentang bintang film yang memiliki koleksi banyak foto dan video di internet serta memiliki keahlian 48 posisi seks itu. Wow,..


Miyabi lahir dari ibu Jepang dan bapak Prancis Kanada ini sebenarnya bukan perempuan istimewa. Secara fisik, sosok seperti Miyabi banyak dijumpai di Jepang. Namun, yang membuatnya berbeda adalah pilihan profesi menjadi bintang film porno. Yup, film yang mempertontonkan adegan seks. Seks bagi Miyabi, memang bukan barang baru. Dia pertama kali mengenal aktivitas itu ketika dirinya berumur 13 tahun. Dan sejak saat itu, ketertarikan Miyabi pada dunia seks seperti tidak terbendung. Dengan kesadaran sendiri, Miyabi membeli berbagai buku-buku tentang seks.

Secara tidak sengaja, Miyabi pernah melihat video porno milik teman kakak laki-lakinya. Adegan demi adegan yang ada di dalam video itu membuatnya tertarik untuk ikut terlibat di bisnis film porno. Namun, itu bukan hal yang mudah. Apalagi, tidak semua orang mengenal Miyabi. Kemunculan Miyabi di publik Jepang pertama kali dilakukan pada tahun 2002. Ketika itu, Miyabi yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas, menjadi bintang iklan sebuah produk coklat. Adegan iklan yang menarik dan nakal, membuat sosok Miyabi mencuri perhatian khalayak Jepang. Dalam iklan yang melibatkan dua anggota penyanyi KinKi Kids itu, Miyabi menjadi sosok nakal yang diam-diam berbagi coklat.

Iklan coklat itu bagai pembuka kotak pandora. Perkenalan dengan salah satu kawan dunia entertainment yang juga dekat dengan dunia film porno mendorong Miyabi bergabung dengan agen moden B-Open. B yang dimaksud adalah "bra". Tanpa proses yang panjang, Miyabi pun mulai bergabung dengan agen model dan mengubah namanya menjadi MIYABI. Tahun 2005, foto-foto bugil Miyabi muncul situs Shirouto-Teien.com. Tidak hanya itu, Miyabi juga merilis foto dan video adegan seks pada tahun yang sama.

Film pertamanya berjudul New Face-Number One Style (Wajah Baru, Gaya Nomor Satu). Film yang dirilis pada 7 Oktober 2005 itu disutradarai oleh Hideto Aki itu benar-benar tidak bisa dilupakan oleh Miyabi. Apalagi, saat pertama kali beradegan seks dalam video, Miyabi mengaku tidak berani memandang wajah pemain laki-lakinya. Namun, hal itu tidak terjadi dalam film-film selanjutnya. Dua tahun kemudian, Maria Ozawa mengeluarkan film porno baru berjudul Hyper – Barely There Mosaic. Film yang di dalamnya berisi bintang porno lain seperti Sora Aoi, Yua Aida, Yuma Asami dan Honoka itu dianggap menjadi "pemenang" dalam kompetisi antar film porno.

Yang membuat film Miyabi berbeda dengan film-film porno yang lain adalah adanya sensor berupa mozaik pada bagian (maaf) kelamin. Cara ini pula yang dianggap sebagai ciri khas Miyabi. Beberapa penggemar film porno justru mengganggap hal itu semakin meningkatkan kualitas film porno Miyabi. Di tahun yang sama, sebuah perusahaan film porno, Das mengontrak Miyabi untuk film selanjutnya. Dalam film berjudul Multiple Black Rape itu, Miyabi beradegan seks secara "kasar" dalam adegan perkosaan.

Belum berakhir kontroversi film itu, Miyabi kembali membintangi film bertemakan lesbian pertama kali berjudul Lady x Lady. Film ini secara eksklusif dibuat oleh perusahaan konglomerat Jepang bernama Soft On Demand (SOD). Bedanya, dalam film inilah, pertama kali Miyabi memutuskan untuk membubuhkan sensor pada setiap adegannya. Hingga kini, sudah tidak terhitung lagi, berapa film porno yang dibintangi Miyabi. Tidak cuma di Jepang, bahkan juga berkolaborasi dengan aktor dan aktris lain di berbagai dunia. Dalam Grandprix film porno di Jepang, Miyabi sempat menyabet the Best Violence Video Award.

Pada September 2009, Miyabi menjadi buah bibir ketika production house Maxima Picture berencana membuat film berjudul Menculik Miyabi. Film bergenre komedi ini dibuat dan dirilis di Indonesia pada Desember 2009. Jelas, hal itu memunculkan pro dan kontra. Majelis Ulama Indonesia pun turun tangan untuk menentang rencana itu. Apalagi, dalam tema Ramadhan, Miyabi sempat muncul dengan mengenakan jilbab.

Di balik semua aktivitasnya dalam dunia pornografi, Miyabi memang perempuan biasa. Simak saja, hobby perempuan berwajah mirip penyanyi Malaysia Siti Nurhaliza ini adalah memasak dan menonton televisi serta bermain PlayStation 2 di apartemen mahalnya di Jepang. Tidak jelas benar, apa tayangan favoritnya. Gosipnya, Miyabi justru tidak suka melihat film porno, siapapun bintangnya...Hmmm. Sebuah tabloid di Japanese, Shūkan Bunshun dan Tokyo Sports menulis, Miyabi sedang menjalin asmara dengan artis J-pop, Koki Tanaka anggota band Kat Tun. Apa komentar Miyabi soal ini?

"If I’m dating someone I will stay devoted to him! I have a rule against sex friends. It’s not a good thing, plus having one boyfriend is enough". Dalam terjemahan bebasnya mungkin seperti ini," Saya punya aturan dalam kehidupan pribadi saya, termasuk kehidupan seks saya. Kalau saya pacaran, saya akan setia. Bagi saya, satu pacar sudah cukup."

Sumber: wikipedia

Pameran Seabad Komik Francophone di Malang, Jawa Timur

Iman D. Nugroho

CCCL Surabaya bersama Insomnium, sebuah komunitas pengkaji dan peminat seni visual yang berbasis di Malang, untuk pertamakalinya menampilkan pameran seni komik Un siècle de BD francophone (Satu Abad Komik Francophone). Pameran komik berbahasa Prancis ini akan digelar di Galeri Ken Arok – Perpustakaan Umum Kota Malang pada 5 - 8 Oktober 2009. Pameran ini menelusuri kembali perjalanan sejarah sebuah seni yang mencapai ketenaran unik di Prancis, Eropa dan tentu saja di seluruh dunia. Mulai dari era Caran d'Ache.


Selain era Caran d'Ache, seorang pakar cerita bergambar tanpa dialog yang amat modern, pameran juga akan menampilkan karya di era Nicolas de Crécy, pakar teknik ilustrasi yang memukau. Kurun waktu lebih dari satu abad kreasi komik Prancis dan Belgia yang berkembang dengan baik, dipamerkan pertamakali bagi publik kota Malang dan sekitarnya. Pameran Un siècle de BD francophone terdiri dari 35 plat yang diambil dari koleksi asli Cité internationale de la bande dessinée et de l’image (Pusat Internasional Komik dan Gambar Prancis).

Bersama pameran ini, akan ditampilkan pula gambar-gambar kolektif karya Unit Kegiatan Mahasisawa (UKM) Lentera, yang merupakan lembaga intra kampus beranggotakan mahasiswa peminat seni rupa Universitas Muhammadiyah Malang. Lentera dibentuk pada tahun 2002 dan hingga saat ini, telah menyelenggakan pameran bersama di beberapa kota di Jawa Timur. Uniknya, pameran Un siècle de BD francophone juga bisa didownload di www.bdmix.org, sebuah portal on line tentang komik, dibuat oleh Kementrian Luar Negeri Prancis dan Eropa, hasil kerjasama dengan Cité de la bande dessinée et de l’image.

28 September 2009

Idul Fitri di Negeri Liberty

Maya Mandley

Hari Raya Idul Fitri tahun ini merupakan tahun ke-7 yang aku rayakan di negeri Pak Obama. Di tahun-tahun awak kedatanganku disini, aku sempat merasakan home sick yang sangat dalam. Maklum buatku, lebaran merupakan saat-saat yang menyenangkan. Berkumpul bersama keluarga besar (bahkan sampai 4 generasi), makan ketupat lengkap dengan sayur dan kue-kuenya, dan yang paling penting, mengikuti tradisi mudik ke Jakarta.


Di tahun pertama aku merayakan lebaran di Amerika, jatuh pada awal bulan December. Suhu yang dingin, dan ditambah saat itu berdekatan dengan Thanksgiving, salah satu hari libur nasional Amerika yang tergolong cukup sibuk. Meski suasana lebaran cuma bisa dijumpai di rumah-rumah warga yang merayakan, namun aku cukup terhibur. Karena suasananya gak jauh beda dengan lebaran di tanah air. Jalan tergolong lengang, dan toko banyak yang tutup karena libur thanksgiving. Aku ingat, saat itu aku kesulitan cari kartu telepon untuk menelpon ke Surabaya, karena banyak toko yang tutup. Entah kenapa, saat itu hampir semua kartu telpon yang aku gunakan untuk berkomunikasi tak ada yang bisa.

Karena pada waktu itu sangat rawan isu terorisme dan sebagainya, aku sempat berfikir yang tidak-tidak. Tapi ternyata menurutku itu hanya soal sambungan telpon ke Indonesia saja yang sibuk karena hari raya. Sebab tahun inipun, aku dan sebagian temanku punya kesulitan yang sama saat akan menelpon ke tanah air. Meski ada beberapa teman yang tak punya kesulitan saat menggunakan kartu telpon untuk mengucapkan maaf lahir bathin pada sanak saudara di tanah air.

Warga Indonesia yang berada di NYC dan sekitarnya, melakukan sholat Ied di masjid Al Hikmah di Queens NYC. Masjid yang menurut cerita dibangun atas prakarsa warga Indonesia di NY dan sumbangan dari Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila, yang didirkan mantan Presiden Soerharto. Meski begitu, ada juga warga muslim dari negara-negara lain yang ikut sholat Ied di masjid tersebut. Seperti umumnya tradisi lebaran di tanah air, warga Indoesia di NYC juga saling bersalaman usai sholat Ied. Berada di tengah-tengah suasana seperti itu, rasa kerinduan terhadap sanak saudara di tanah air sedikit terhibur.

Tradisi ini dilanjutkan dengan mengunjungi rumah-rumah warga Indonesia yang sengaja melakukan open house. Meski sederhana, kami juga ikut repot menyediakan makanan yang selalu ada di setiap meja saat lebaran. Seperti lontong yang kami buat dari plastik (Karena gak ada yang jual ketupat disini), lengkap dengan sayurnya, dan 'teman-teman' nya. seperti rendang, sambal goreng ati dan tentu saja krupuk dan bawang goreng. Kue-kue yang tersedia juga tak kalah, ada kastengel, nastar dan yang pasti juga kacang goreng.

Tradisi lain yang dilakukan teman-teman Indonesia disini saat lebaran adalah pergi ke rumah konsulat dan ketua PTRI (perwakilan tetap RI untuk PBB). Di rumah petinggi Indonesia ini, aku bayangkan seperti open house yang ada di Istana Presiden. Karena aku belum pernah mengikuti sendiri. Namun menurut cerita teman-teman yang pernah mengikuti tradisi ini, makanan yang disediakan di rumah pejabat ini juga tak kalah lengkap.

Lebaran tahun ini menurutku cukup istimewa. Karena jatuh pada hari minggu. Jadi karena hari libur, kami bisa merayakannya tanpa harus minta izin kerja atau kembali bekerja usai sholat Ied. Sejak pagi aku sengaja mengosongkan perut agar bisa mencicipi makanan di rumah teman-teman yang open house. Maklum aku tak bisa setiap hari mencicipi makanan Indoensia. Jadi di setiap rumah, aku cicipi semua makanan.

Mulai dari siomay, lontong sayur, kastengel, nastar. Bahkan di rumah salah seorang temanku, ia sudah menyiapkan open house ini jauh-jauh hari. Karena memang untuk mendapatkan bumbu-bumbu masakan Indoenesia, kadang harus pergi ke kota lain. Jadi saat makan malam, hidangan yang super lengkap sudah tersedia di meja, tak ubahnya seperti suasana pesta lebaran di tanah air. Ahhh...... senangnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf lahir dan Bathin.