Pagi ini, saya membaca postingan @emerson_yuntho di media sosial X, tentang masuknya Indonesia sebagai finalis "Person of the year" Dalam Kejahatan Terorganisir dan Korupsi.
Youtube Pilihan Iddaily: MBG
31 Desember 2024
02 April 2020
Jadi WNI di negara tertinggi Covid19
Mantan jurnalis Indonesia yang kini tinggal di AS, Maya Mandley menggambarkan bagaimana Amerika Serikat (AS) menghadapi #Covid19. Mulai langkah tegas pemerintahnya, aksi cuek anak mudanya, hingga tes gratis yang dilakukan. Berikut #NgobrolBareng Maya. Semoga bermanfaat.
05 Desember 2016
KARENA INI EIFFELKU DAN EIFFELMU
Tak sengaja memotret Menara Eiffel dengan gaya siluet, meskipun menaranya kelihatan kecil, dalam sebuah kunjungan ke Paris, awal Desember 2016 ini. Saya suka foto ini, gak tahu kenapa. Mungkin karena dua burung yang melintas di bagian atas foto. Menurut anda? |
27 November 2016
MENOLAK PENGUBURAN MARCOS SEBAGAI PAHLAWAN FILIPINA
Penguburan diam-diam Presiden Ferdinand Marcos di Filipina, terus menuai protes. Jumat (25/11/2016), sebuah demonstrasi besar digelar di Luneta Park untuk menuntut Presiden Duterte membatalkan penguburan itu, dan memindah makam Marcos. Presiden Marcos dinilai bertanggungjawab pada pelanggaran HAM dan korupsi saat dia berkuasa, 1965-1986. Marcos terjungkal dengan gerakan People Power di Filipina di akhir periode rezimnya.
ID NUGROHO
23 November 2016
PRESIDEN DUTERTE DITUNTUT MENYELESAIKAN KASUS PEMBANTAIAN 32 JURNALIS
Anggota National Union of Journalists of the Philippines dan aktivis mahasiswa menuntut Presiden Filipina Rodrigo Duterte, segera menyelesaikan kasus pembantaian jurnalis, atau dikenal sebagai peristiwa "pembantaian Ampatuan", Rabu (23/11/2016). Dalam tragedi di Provinsi Maguindanao pada 2009 itu, sejumlah 32 jurnalis tewas ditembus peluru. Mampukah Pemerintah Duterte menyelesaikan kasus ini?
ID NUGROHO
22 November 2015
HILANGNYA KEBERIMBANGAN DALAM BERITA TERORISME
Ilustrasi: huffpost.com | |
Sebagian besar hanya berisi informasi, komentar dan fakta-fakta dari satu sisi, tanpa konfirmasi dari sisi yang berseberangan, atau pihak yang dituduh melakukan serangan itu (baca: teroris).
Kemana prinsip keberimbangan dalam berita terorisme?
18 November 2015
SUASANA YANG DIINGINKAN ISIS SETELAH MELAKUKAN AKSI TERORISME
Photo: Muslim-academy.com | |
Media VICE membuat analisa menarik soal ini.
Menurut mereka, selain ketakutan, ISIS menginginkan adanya penolakan dan diskriminasi pada muslim di wilayah tersebut.
Munculnya penolakan dan diskriminasi pada muslim akan memudahkan ISIS melakukan rekutmen pada generasi muda muslim, untuk bergabung dengan mereka.
16 November 2015
PRANCIS, ISIS DAN PERLAWANAN PADA TERORISME
Airmata belum mengering ketika tulisan ini dibuat. Airmata kesedihan yang tumpah karena aksi terorisme di beberapa tempat, di dua negara, pada pertengahan November 2015.
Di Paris, Prancis dan Beirut, Lebanon, 150 orang lebih tewas karena kebrutalan teroris. Di dua tempat itu juga, 300 orang lebih terluka karena aksi yang sama.
Dunia tersengat. Kesedihan keluarga-keluarga yang kehilangan orang-orang yang dicintai, anak-anak yang kehilangan orang tuanya, dan kemanusiaan yang terkoyak akibat aksi terorisme, kembali mewarnai media massa, dan memunculkan respon hampir di seluruh dunia.
Di Paris, Prancis dan Beirut, Lebanon, 150 orang lebih tewas karena kebrutalan teroris. Di dua tempat itu juga, 300 orang lebih terluka karena aksi yang sama.
Dunia tersengat. Kesedihan keluarga-keluarga yang kehilangan orang-orang yang dicintai, anak-anak yang kehilangan orang tuanya, dan kemanusiaan yang terkoyak akibat aksi terorisme, kembali mewarnai media massa, dan memunculkan respon hampir di seluruh dunia.
23 Oktober 2015
MENEMBUS ASAP KUNING PALEMBANG DENGAN HELIKOPTER
Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terpapar asap kebakaran. Ini gambaran pemantauan di Palembang dan sekitarnya, melalui helikopter pada minggu ketiga Oktober 2015. Asap juga yang membuat helikopter ini gagal mendarat di lokasi kebakaran.
07 Oktober 2015
KAPAL BARU KEPULAUAN SERIBU
Perhatian saya tertuju pada aktivitas pembuatan kapal di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Jakarta, saat mengunjungi pulau itu, awal Oktober 2015. Inilah pertama kali, saya menyaksikan bagaimana kapal kayu dibuat. Mulai pemotongan kayu, penataan rangka atau gading kapal, hingga merekatkannya dengan paku dan pasak kayu. Video ini adalah gambarannya.
ID Nugroho
06 Oktober 2015
MENGINTIP PENYU-PENYU KELAPA DUA
Di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu, penyu-penyu ditangkarkan. Pengunjung bebas melihat dan berinteraksi dengan mereka. Sayangnya, jumlah penyu yang makin sedikit, mulai dikeluhkan. Ini adalah gambaran suasana penangkaran penyu di pulau berjarak 3 jam dari pelabuhan Muara Angke Jakarta itu. Selamat menikmati.
ID Nugroho
26 September 2015
MINA 1990, MINA 2015
Jembatan di Mina | Foto URL RRI |
Tak pernah cukup kata-kata sedih untuk menggambarkan tragedi di sela-sela pelaksanaan ibadah haji di Mina, Arab Saudi, 24 September 2015 ini. Sejumlah 717 orang dari berbagai negara (termasuk *34 orang dari Indonesia), meninggal dunia dalam rangkaian prosesi lempar jumrah itu.
27 Februari 2015
ISIS, AS, DAN CERITA YANG MENGHUBUNGKANNYA
Siapa tak kenal organisasi bernama Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS? Hampir seluruh dunia membicarakannya.
Dialah organisasi teroris beraliran Islam garis keras yang belakangan melambung namanya, setelah Al Qaeda berlalu.
Ada yang bilang, ISIS adalah reinkarnasi dari Al Qaeda di Irak, yang kocar-kacir setelah pimpinannya, Osama Bin Laden, disebut-sebut tewas oleh serangan pasukan AS.
01 November 2014
NGOCEH CUK KARAOKE TIME!
Bagi orang yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, karaoke menjadi salah satu oase untuk bersantai sejenak. Ini adalah sekilas gambarannya.
12 Agustus 2014
SUATU HARI DI BERLIN TIMUR
Bagaimana kehidupan masyarakat di Berlin Timur ketika komunisme masih berkuasa? Jawabannya ada di museum Deutsche Demokratische Republik atau DDR. Di museum ini pengunjung seakan dibawa pada suasananya ketika penduduk sosialis Berlin masih ada. Berikut ini laporannya.
20 Mei 2011
Kisah pelaut Indonesia yang setahun disandera di Somalia
Suatu malam di laut Arab. Octiansah dan lima temannya sedang bersiap beristirahat di kamar anak buah kapal (ABK) kapal ikan Jin Chun Tsai. Sepanjang hari, mereka bekerja di shift siang, sampai waktu oplosan tiba. Lima ABK lain, ganti bekerja malam itu. Tiba-tiba, terdengar dentuman meriam beberapa kali. Bersahutan dengan rentetan suara keras bak petasan dalam tradisi Betawi. Kapal telah dibajak!
16 April 2011
Kehidupan keras buruh nelayan Indonesia di laut Atlantik
02 Maret 2011
Kasus Pembunuhan Wartawan Reuters Ditutup
Committee to Protect Journalists (CPJ/Komite Perlindungan Wartawan) khawatir akan inskonsistensi penyelidikan resmi pemerintah Thailand dalam kasus terbunuhnya wartawan Reuters Hiro Muramoto, yang ditembak ketika meliput bentrokan antara demonstran anti-pemerintah dan aparat militer, 10 April 2010, di Bangkok.
07 Januari 2011
Ketika hidup berubah dalam 24 jam
Maya Madley | AS | Lama juga absen dari Iddaily. Selain coba back to school, juga karena belum ada topik yg menggelitik sampai pagi ini waktu lihat berita. Mungkin, berita ini sudah sampai di tanah air. Tentang gelandangan berumur 53 tahun, Ted Williams, yang hidupnya berubah dalam hitungan 24 jam!
Aku bukanlah pencinta YouTube. Tapi, berita-berita aneh YouTube sering aku dapatkan lewat TV atau media online. Hanya kalo tergelitik saja aku mencoba mencari linknya dan melihat sendiri. | klik video di sini |
Lewat Youtube juga, nasib seorang gelandangan bersuara emas terangkat derajatnya. Cerita itu berawal dari pertemuan jurnalis dari media online Colombus Dispatch Ohio, Doral Chenoweth III. Tiga minggu lalu, Doral mengupload video Williams yang sedang bernyanyi.
Hebatnya, video itu begitu memesona banyak pihak, hingga memunculkan kehebohan karena suara indah Williams. Bahkan, tiga TV nasional (NBC, CBS dan ABC) terus memberitakan betapa sering video itu diklik oleh pengunjung YouTube. Air mataku tak bisa kutahan.
Bangkit dari drugs
Ted Williams yang rendah hati menjawab pertanyaan reporter tv dengan polos. Termasuk bercerita tentang kebiasaannya ngedrugs yang telah membuat hidupnya menyimpang selama 20 tahun lebih.
Dua tahun lalu, Williams mulai menjauhi barang haram yang menghancurkan karirnya sebagai penyiar radio di era 90-an itu. Selain wawancara dimana-mana, Williams juga dapat banyak tawaran pekerjaan yang mengandalkan 'God gifted voice' nya itu.
Mulai dari pembaca acara di lapangan basket, voice over iklan dan tentu saja penyiar radio. Semua tawaran itu lengkap dengan semua fasilitas, termasuk fasilitas rumah. Bicara soal rumah, Ted Williams mengaku kesulitan naik pesawat dari Colombus, Ohio ke New York karena dia tidak punya KTP.
Williams memang tinggal di jalanan. Untung ada homeshelter, yang membuat Williams punya KTP, dan terbang NY untuk wawancara dan tentu saja melihat kembali kampung halaman dan bertemu sang ibu yang sudah puluhan tahun tak pernah bertemu.
Jujur, aku berharap Ted Williams tidak 'kaget' dengan perubahan mendadaknya, seperti yang pernah dialami Susan Boyle, penyanyi jalanan yang "lupa" jatidirinya setelah terkenal usai mengikuti Britain's Got Talent. Semoga..
Aku bukanlah pencinta YouTube. Tapi, berita-berita aneh YouTube sering aku dapatkan lewat TV atau media online. Hanya kalo tergelitik saja aku mencoba mencari linknya dan melihat sendiri. | klik video di sini |
Lewat Youtube juga, nasib seorang gelandangan bersuara emas terangkat derajatnya. Cerita itu berawal dari pertemuan jurnalis dari media online Colombus Dispatch Ohio, Doral Chenoweth III. Tiga minggu lalu, Doral mengupload video Williams yang sedang bernyanyi.
Hebatnya, video itu begitu memesona banyak pihak, hingga memunculkan kehebohan karena suara indah Williams. Bahkan, tiga TV nasional (NBC, CBS dan ABC) terus memberitakan betapa sering video itu diklik oleh pengunjung YouTube. Air mataku tak bisa kutahan.
Bangkit dari drugs
Ted Williams yang rendah hati menjawab pertanyaan reporter tv dengan polos. Termasuk bercerita tentang kebiasaannya ngedrugs yang telah membuat hidupnya menyimpang selama 20 tahun lebih.
Dua tahun lalu, Williams mulai menjauhi barang haram yang menghancurkan karirnya sebagai penyiar radio di era 90-an itu. Selain wawancara dimana-mana, Williams juga dapat banyak tawaran pekerjaan yang mengandalkan 'God gifted voice' nya itu.
Mulai dari pembaca acara di lapangan basket, voice over iklan dan tentu saja penyiar radio. Semua tawaran itu lengkap dengan semua fasilitas, termasuk fasilitas rumah. Bicara soal rumah, Ted Williams mengaku kesulitan naik pesawat dari Colombus, Ohio ke New York karena dia tidak punya KTP.
Williams memang tinggal di jalanan. Untung ada homeshelter, yang membuat Williams punya KTP, dan terbang NY untuk wawancara dan tentu saja melihat kembali kampung halaman dan bertemu sang ibu yang sudah puluhan tahun tak pernah bertemu.
Jujur, aku berharap Ted Williams tidak 'kaget' dengan perubahan mendadaknya, seperti yang pernah dialami Susan Boyle, penyanyi jalanan yang "lupa" jatidirinya setelah terkenal usai mengikuti Britain's Got Talent. Semoga..
21 Juni 2010
Di AS, semua bicara bola,..
Maya Mandley
Kalau menyebut Football pada orang Amerika, pasti maksudnya olahraga football yang bolanya lonjong dan mainnya lebihi banyak dilempar daripada ditendang. Sementara football yang dimaksud orang Eropa adalah bola bundar yang cara mainnya ditendang atau disundul. Apapun istilahnya, yang jelas deman piala dunia mulai merambah warga Amerika.
Seingatku, kebanyakan orang Amerika gak begitu kenal dengan sepakbola (soccer). Pada Piala Dunia 2006, "demam" Piala Dunia belum seberapa terasa. Hanya sports bars yang pelanggannya kebanyakan imigran saja yang ramai.
Sementara bar-bar olahraga lain, layar televisinya tak begitu banyak menyiarkan siaran sepakbola. Sedangkan media cetak, juga tak punya kolom khusus memberitakan perkembangannya. Apalagi untuk jadi headlines di koran nasional. Jauh deh!
Demam Afrika
Tapi Piala Dunia 2010 di Afrika selatan kali ini, terasa begitu beda. Demamnya terasa di sports-sports bars, di siaran berita televisi, bahkan di headlines koran lokal maupun nasional.
Seperti New York Post yang punya kolom khusus World Cup. Juga di New York Times atau Daily News. Salah satu teman Amerika ku di status Facebooknya pada satu hari bertanya, dimanakah bar di NYC yang dia bisa 'squeze' untuk nonton piala dunia.
Kalau menyebut Football pada orang Amerika, pasti maksudnya olahraga football yang bolanya lonjong dan mainnya lebihi banyak dilempar daripada ditendang. Sementara football yang dimaksud orang Eropa adalah bola bundar yang cara mainnya ditendang atau disundul. Apapun istilahnya, yang jelas deman piala dunia mulai merambah warga Amerika.
Seingatku, kebanyakan orang Amerika gak begitu kenal dengan sepakbola (soccer). Pada Piala Dunia 2006, "demam" Piala Dunia belum seberapa terasa. Hanya sports bars yang pelanggannya kebanyakan imigran saja yang ramai.
Sementara bar-bar olahraga lain, layar televisinya tak begitu banyak menyiarkan siaran sepakbola. Sedangkan media cetak, juga tak punya kolom khusus memberitakan perkembangannya. Apalagi untuk jadi headlines di koran nasional. Jauh deh!
Demam Afrika
Tapi Piala Dunia 2010 di Afrika selatan kali ini, terasa begitu beda. Demamnya terasa di sports-sports bars, di siaran berita televisi, bahkan di headlines koran lokal maupun nasional.
Seperti New York Post yang punya kolom khusus World Cup. Juga di New York Times atau Daily News. Salah satu teman Amerika ku di status Facebooknya pada satu hari bertanya, dimanakah bar di NYC yang dia bisa 'squeze' untuk nonton piala dunia.
Itu karena saking ramenya bar-bar di NYC untuk nobar (nonton bareng). Beritanya suasana nobar pun menghiasa media lokal. Tidak hanya itu, stasiun official televisi berskala nasional mengirimkan salah satu anchor nya untuk siaran langsung dari Afrika Selatan.
ESPN, ABC lengkap dengan ulasan sebelum dan setelah pertandingan dari para mantan pemain piala dunia terkenal. Ruud Gullit (Belanda), Jurgen Klinsman (Jerman), Steve McNamanan (Inggris) dan tentu saja Alexi Lalas (Amerika), yang berhasil membawa World Cup ke Amerika tahun 1998.
Pertandingan Amerika lawan Slovenia yang kontroversi menambah ramai demam piala dunia. Tak cuma pemerhati sepakbola, para celebiritis di twitternya juga ikutan komentar kalo Amerika bertanding. Termasuk Andi Roddick dan Serena Williams, dua pemain tenis terkenal Amerika.
BERITA UNGGULAN
JADI YANG BENAR DIADILI DI MANA NIH?
Pernyataan Kepala Pusat Penerangan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapatkan respon dari Amnesty Internasional Indonesia.
Postingan Populer
-
Anggota Komisi III Fraksi PKB DPR RI, Hasbiallah Ilyas meminta Polri mengusut kasus tewasnya Darso warga Kampung Gilisari, Kelurahan Purwosa...
-
Dilansir melalui Website, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar rapat koordinasi bersama Komando Resor Militer (Korem) 033 Wira Prata...
-
Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) Membuatkan Sekolah Darurat Sementara untuk Sekolah Dasar Naglaasih, di Desa Naglasari, Ke...
Banyak dikunjungi
-
Anggota Komisi III Fraksi PKB DPR RI, Hasbiallah Ilyas meminta Polri mengusut kasus tewasnya Darso warga Kampung Gilisari, Kelurahan Purwosa...
-
Dilansir melalui Website, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar rapat koordinasi bersama Komando Resor Militer (Korem) 033 Wira Prata...
-
Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) Membuatkan Sekolah Darurat Sementara untuk Sekolah Dasar Naglaasih, di Desa Naglasari, Ke...
-
Kencan, bisa dilakukan kapan saja. Dalam Solusi Ibu kali ini, membahas kencan dengan pasangan, di tengah-tengah kehidupan keluarga yang mung...
-
Akun X @kkpgoid memposting "breaking news!!!" tentang penghentian kegiatan pemagaran laut tanpa izin. #SahabatBahari, hari ini KKP...